Jaring-Jaring Limas

[size=150][justify]Jaring-jaring limas segi-n merupakan representasi dua dimensi dari bangun ruang limas yang digunakan untuk memperlihatkan seluruh sisi limas dalam bentuk bangun datar. Melalui jaring-jaring, limas yang semula berbentuk tiga dimensi dapat “dibuka” sehingga seluruh sisinya terlihat dalam bentuk bangun datar. [br][br]Limas segi-n terbentuk dari 1 alas berbentuk segi-n, n sisi tegak berbentuk segitiga yang bertemu pada satu titik puncak. Melalui animasi jaring-jaring limas segi-n pada Gambar 39, 40, 41, kalian dapat mengamati proses perubahan limas dari bentuk tiga dimensi menjadi jaring-jaring dua dimensi, hubungan antar sisi limas, perbedaan bentuk sisi alas dan sisi tegak yang membedakan limas dengan balok atau prisma. Dengan representasi ini, siswa dapat lebih mudah memahami struktur limas segi-n secara visual, sebelum mempelajari luas permukaan dan volume limas.[/justify][/size]
Gambar 39. Jaring-Jaring Limas Segitiga
Gambar 40. jaring-jaring limas segiempat
Gambar 41. Jaring-Jaring Limas Segilima
[size=150][size=100][justify][/justify][/size][/size][justify][/justify][size=150][justify]Animasi pada Gambar 39, 40, 41 digunakan untuk memperlihatkan jaring-jaring limas. Jaring-jaring limas tersusun dari 1 alas (segitiga, segiempat, atau segi-n) dan sisi tegak berbentuk segitiga, sisi-sisi tegak bertemu pada titik puncak, susunan jaring-jaring dapat berbeda tergantung bentuk alas, namun tetap membentuk limas ketika dirakit. Dengan animasi ini, siswa dapat memahami perbedaan struktur visual antara balok, prisma, dan limas sebelum mempelajari luas permukaan dan volume masing-masing bangun ruang.[/justify][/size]

Information: Jaring-Jaring Limas