grafik sinus
Grafik sinus adalah grafik dari fungsi:[br][br]y=sin(x)[br][br][br]yang berbentuk gelombang naik–turun secara berkala[br]Grafik ini memiliki ciri-ciri:[br][br][list][*]Berulang setiap 360 derajat atau 2 phi[/*][*]nilai paling tinggi = 1[/*][*]nilai paling rendah -1[/*][*]melalui titik (0,0)[/*][/list] Bentuk Umum Grafik Sinus[br][br]y=a sin(bx+c)[br][br]fungsi amplitudo ( tinggi gelombang) (a)[br]- jika a lebih besar = gelombang makin tinggi[br]- jika a kecil = gelombang makin pendek[br]- jika a negatif = grafik teralik ke bawah.[br][br]fungsi frekunsi (b)[*]b besar → gelombang makin rapat[br]b kecil → gelombang makin renggang[br]Periodenya menjadi 2π/b[/*][br][b]c → pergeseran (fase)[/b][br]Mengubah [b]c[/b] membuat grafik geser ke:[list][*]kanan (jika c negatif)[/*][*]kiri (jika c positif)[br][/*][/list][b]LATIHAN SOAL 1 — Pengaruh Amplitudo (Slider: a)[/b][br]Pada GeoGebra kamu memiliki grafik:[br][br]y=asin(bx+c)y = a \sin(bx + c)y=asin(bx+c)[br]Geser slider a dari nilai [b]1 → 3 → 0.5 → –2[/b].[br][br][b]pertanyaan:[/b][br][list=1][*]Apa yang terjadi pada tinggi gelombang ketika nilai a semakin besar?[br][br][/*][*]Apa yang terjadi pada grafik ketika a bernilai negatif?[br][br][/*][*]Bandingkan grafik saat a=1 dan a=0.5. Mana yang lebih tinggi?[br][/*][/list]