[justify][/justify][size=150][justify]Jaring-jaring prisma merupakan representasi dua dimensi dari bangun ruang prisma yang digunakan untuk memperlihatkan seluruh sisi prisma dalam bentuk bangun datar. Melalui jaring-jaring, prisma yang semula berbentuk tiga dimensi dapat “dibuka” sehingga seluruh sisinya terlihat dalam bentuk bangun datar.[br][br]Prisma terbentuk dari 2 sisi alas yang kongruen, sisi tegak berbentuk persegi panjang atau jajaran genjang (tergantung jenis prisma) yang menghubungkan alas dan tutup. Melalui animasi jaring-jaring prisma pada Gambar 29, kalian dapat mengamati proses perubahan prisma dari bentuk tiga dimensi menjadi jaring-jaring dua dimensi. Hubungan antar sisi prisma,Perbedaan bentuk sisi tegak dan alas yang membedakan prisma dengan balok atau limas. Dengan representasi ini, siswa dapat lebih mudah memahami struktur prisma secara visual, sebelum mempelajari luas permukaan dan volume prisma. [/justify][/size]
[size=150]Animasi pada Gambar 29 ini digunakan sebagai representasi visual untuk memperlihatkan berbagai bentuk jaring-jaring kubus. Setiap jaring-jaring tersusun atas enam persegi yang saling berhubungan dengan susunan yang berbeda.[br][/size]