[justify][/justify][size=150][justify]Jaring-jaring prisma merupakan representasi dua dimensi dari bangun ruang prisma yang digunakan untuk memperlihatkan seluruh sisi prisma dalam bentuk bangun datar. Melalui jaring-jaring, prisma yang semula berbentuk tiga dimensi dapat “dibuka” sehingga seluruh sisinya terlihat dalam bentuk bangun datar. Prisma terbentuk dari 2 sisi alas yang kongruen, sisi tegak berbentuk persegi panjang atau jajaran genjang (tergantung jenis prisma) yang menghubungkan alas dan tutup. [/justify][/size]
1.Ada berapa sisi/bidang pada prisma segitiga?
2. Ada berapa titik sudut pada prisma segitiga?
3. Ada berapa sisi/bidang pada prisma segilima?
4. Ada berapa titik sudut pada prisma segilima?
5. Bagaimana cara menghitung jumlah sisi pada prisma segi-n? Jelaskan
6. Bagaimana cara menghitung jumlah titik pada prisma segi-n? Jelaskan.
[justify][/justify][size=150][justify][/justify][/size]Limas adalah bangun ruang yang memiliki satu bidang alas berbentuk segi banyak (bisa segitiga, segiempat, dan seterusnya) dan sisi-sisi tegaknya berbentuk segitiga yang bertemu di satu titik puncak.
1.Ada berapa sisi/bidang pada limas segitiga?
2. Ada berapa titik sudut pada limas segitiga?
3. Ada berapa sisi/bidang pada limas segiempat?
4. Ada berapa titik sudut pada limas segiempat?
5. Bagaimana cara menghitung jumlah sisi pada limas segi-n? Jelaskan
6. Bagaimana cara menghitung jumlah titik pada limas segi-n? Jelaskan.